Jaringan Tumbuhan Berikut Pengertiannya

Kami sebelumnya telah membahas jaringan epitel. Selama pertemuan ini kita akan membahas pengertian jaringan tanaman, struktur, gambar, fitur dan contoh. Lihatlah penjelasan rumus.co.id berikut.

Memahami jaringan tumbuhan

Memahami jaringan tanaman adalah sel-sel yang memiliki tujuan yang sama untuk membentuk energi pada tanaman. Tidak seperti jaringan hewan, jaringan ini terdiri dari sel meristem, analog dari sel induk hewan.

Jaringan adalah kumpulan beberapa sel dalam yang sama, dalam hal ini sel-sel akan bekerja bersama untuk tujuan tertentu.

Dalam jaringan ada aktivitas di setiap jaringan bersama dengan sel-sel ini. Organisme kecil, seperti alga (alga) dan jamur (jamur), tidak memiliki perbedaan jaringan, meskipun mereka dapat membentuk struktur khas yang mirip dengan organ, seperti tubuh buah dan sporofor.

Karena tanaman lumut akan berbeda, kita dapat mengatakan bahwa lumut memiliki jaring tetapi lumut tidak memiliki jaringan kapal yang jelas.

Berikut ini adalah foto jaringan di tanaman, lihat penjelasan di bawah ini yang merupakan struktur jaringan tanaman.

Struktur jaringan tumbuhan

Jaringan yang membentuk tanaman terdiri dari dua jaringan meristem dan jaringan dewasa. Struktur dan karakteristik jaringan meristem dan jaringan dewasa adalah sebagai berikut:

Jaringan meristem

Jaringan Meristem adalah jaringan yang secara aktif membagi. Jaringan ini berada di ujung akar yang biasanya disebut meristem apikal. Sel-sel penyusunnya berdinding tipis, penuh protoplasma dan vakuola yang relatif kecil.

Menurut asalnya, meristem dapat dibagi menjadi meristem primer, meristem sekunder dan promeristemi. Sel-sel meristem memiliki sitoplasma besar dan dinding sel tipis. Pertumbuhan kain ini akan menghasilkan cabang baru, ekstensi akar, pembentukan bunga.

untuk. Meristem primer
Jaringan meristemik primer adalah kumpulan sel yang berkembang langsung dari sel embrionik. Sel-sel ini ditemukan di ujung tanaman, misalnya di ujung akar, batang atau daun. Jaringan ini memengaruhi sistem pertumbuhan pabrik.

b. Meristem sekunder
Jaringan sistem sekunder adalah jaringan matang yang telah mengalami diferensiasi. Dalam hal ini jaringan sekunder sering disebut meristem lateral karena berada di sisi organ sayuran.

Jika meristem primer tumbuh ke atas atau ke bawah, sedangkan meristem sekunder tumbuh secara lateral dan melebar.

c. Promeristem
Promeristem adalah meristem yang ada ketika tanaman masih pada tingkat embrionik. Misalnya di lembaga benih tanaman.

Sifat jaringan Meristem

  • Sel bulat, oval atau poligonal dengan dinding sel tipis.
  • Setiap sel kaya akan sitoplasma dan mengandung satu atau lebih inti sel.
  • Ini terdiri dari sel-sel muda dalam fase pembelahan dan pertumbuhan.
  • Vakuola seluler sangat kecil atau mungkin tidak ada.
  • Biasanya tidak ada ruang antar sel di antara sel-sel sistem

Jaringan dewasa

Jaringan dewasa adalah jaringan yang tidak lagi aktif. Dalam hal ini jaringan mengalami diferensiasi. Jaringan dewasa terbentuk oleh proses diferensiasi sel-sel meristem, baik meristem primer maupun sekunder.

Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu jaringan parenkim, jaringan epidermis, jaringan pendukung (terdiri dari jaringan kolenchim dan sclerenim) dan jaringan transportasi (terdiri dari xilem dan floem).

untuk. Jaringan Parenchyma
Jaringan Parenchyma

Jaringan parenkim atau jaringan dasar adalah bahan dasar dari semua tanaman. Parenkim ditemukan di akar, batang, daun dan xilem dari filum.

Ketika bagian dari organ rusak, jaringan yang rusak akan diganti dengan jaringan baru. Secara umum, sel parenkim berfungsi dalam fotosintesis, sekresi, respirasi dan pelestarian cadangan makanan dan air

b. Jaringan kolenkim
Jaringan kolenkim
Jaringan kolagen atau kain penguat ditenun dari sudut dinding sel dan sel akan menebal.

Colenchima tidak memiliki protoplas dan dinding sekunder tetapi dinding primer mengalami penebalan. Jaringan ini memiliki dinding sel primer yang tidak lignin. Sehingga jaringan ini menjadi pendukung bagi organ-organ muda.

c. Jaringan sklerenkim
Jaringan sklerenkim
Jaringan sclerenkim berfungsi untuk mendukung organ tua. Tergantung pada bentuknya, jaring sclerenkim dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu serat dan sklereid.

Serat ini memiliki bentuk panjang dan kuat yang mirip dengan pita, jadi kita bisa menggunakannya sebagai tali. Sedangkan sklereid berbentuk tidak teratur. Kita bisa melihat kain sklereid ini di kulit yang melindungi biji.